Hansaplast Wound Care Academy ke-2 Digelar di Samarinda
Diupload Oleh: Administrator
Sumber: tim humas IAI Samarinda
25 Agustus 2025 , 01:11 siang
Hansaplast bersama katan
Apoteker Indonesia (IAI) PC Samarinda sukses menyelenggarakan Hansaplast
Wound Care Academy ke-2 di Hotel Mesra Samarinda. Kegiatan ilmiah
ini diikuti oleh apoteker dan tenaga teknis kefarmasian dari berbagai apotek
dan klinik di Kota Samarinda, dengan menghadirkan narasumber berkompeten di
bidang farmasi komunitas dan perawatan luka modern.
Acara resmi dibuka oleh Ketua IAI
PC Samarinda, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
kepada Hansaplast dan seluruh mitra pendukung. “Kegiatan Wound Care Academy ini
menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi apoteker dan
tenaga teknis kefarmasian, khususnya dalam bidang perawatan luka. Teknologi
hidrokoloid adalah salah satu inovasi penting yang perlu kita kuasai untuk
meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian,” ungkapnya.
Hadir dalam acara ini antara
lain: Bapak Wahyu Hadi Wibowo, SE, M.A beserta Tim Hansaplast dan Wound Care
Academi, Perwakilan Mitra Farma Indonesia serta Narasumber utama
yaitu Ibu apt. Yullia Sukmawaty, M.Sc (Praktisi Farmasi Komunitas
& Dosen STIKES Samarinda), dan Ibu apt. Nabila Amkanahaq, S.Farm., M.Sc
(Skin Expert PT Beiersdorf Indonesia). Dengan mengusung tema “Inovasi
Terkini Formulasi Hidrokoloid dalam Perawatan Luka”, peserta mendapatkan
wawasan mengenai prinsip dasar penyembuhan luka, teknik penggunaan plester
modern, serta perkembangan formulasi hidrokoloid yang efektif dalam mempercepat
proses penyembuhan.

Pada kesempatan ini, Hansaplast juga memperkenalkan produk terbarunya, Hansaplast Second Skin Protection, sebuah inovasi plester hidrokoloid yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap luka sekaligus mendukung proses penyembuhan alami. Plester ini bekerja seperti “kulit kedua” (second skin) yang menjaga kelembapan optimal pada luka, melindungi dari kotoran dan bakteri, serta membantu mengurangi risiko terbentuknya bekas luka. Produk ini mendapat perhatian besar dari para peserta karena dianggap sebagai solusi praktis dan modern dalam praktik kefarmasian sehari-hari, baik di apotek maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
Acara ini semakin meriah dengan adanya gratis pendaftaran, 3 SKP kemenkes, goodie bag, serta doorprize menarik bagi peserta. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang sesi seminar. Melalui kegiatan ini, diharapkan apoteker dan tenaga teknis kefarmasian di Kota Samarinda semakin siap memberikan layanan profesional dan berbasis bukti ilmiah dalam praktik kefarmasian, terutama dalam menangani luka pada pasien di fasilitas pelayanan kesehatan maupun masyarakat.
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Samarinda berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ilmiah serupa, agar anggota dapat senantiasa mengembangkan kompetensinya dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.